Thursday, 5 November 2015

BAGAIMANA HUKUM MEMIKIRKAN SESUATU YANG HARAM TANPA MELAKUKANNYA

Pertanyaan : Sering seorang memikirkan  untuk melakukan yang haram....seperti misalnya memikirkan untuk mencuri atau berbuat zina sedangkan dia mengetahui bahwa dirinya tidak akan berbuat seperti itu walau peluang/jalan untuk hal tersebut mudah baginya  bagaimanakah hukum untuk hal ini ?

Jawab : Segala hal yang terjadi pada seseorang dari pikiran-pikiran yang buruk seperti memikirkan untuk berbuat zina, mencuri, minum khamr, atau lainnya; sedangkan ia tidak melakukannya sedikitpun (dari perbuatan tersebut), maka hal itu dimaafkan. Orang tersebut tidak mendapatkan dosa. Hal ini berdasarkan sabda Rasulullah shallallaahualaihi wasallam sebagaimana yang terdapat dalam Shahih Bukhari Kitaabuth-Thalaq (4968), Shahih Muslim Kitaabul-Iman (127), Sunan At-Tirmidzi Kitaabuth-Thalaaq (1183), Sunan An-Nasa’i Kitaabuth-Thalaaq (3435), Sunan Abu Dawud Kitaabuth-Thalaaq (2209), Sunan Ibnu Majah Kitaabuth-Thalaaq (2040), dan Musnad Ahmad bin Hanbal (2/393) :

إن الله تجاوز عن أمتي ما حدثت به أنفسها ما لم تعمل أو تتكلم متفق على صحته
Sesungguhnya Allah memperbolehkan umatku (tidak dianggap dosa) apa-apa yang dibisikkan oleh jiwa mereka selama tidak diamalkan atau diucapkan” (Muttafaqunalaihi)
Dan sabda beliau shallallaahualaihi wasallam :
من هم بسيئة فلم يفعلها لم تكتب عليه
Barangsiapa yang berkeinginan terhadap sesuatu yang buruk namun ia tidak melakukannya, maka hal itu tidak dicatat sebagai satu dosa”.
Dalam lain riwayat :
كتبت حسنة؛ لأنه تركها من جرائي متفق عليه من حديث ابن عباس رضي الله عنهما
Akan ditulis sebagai satu kebaikan (pahala), karena ia meninggalkannya karena Aku (Allah)” (Muttafaqunalaihi dari hadits IbnuAbbas radliyallaahuanhuma).
Makna hadits tersebut adalah bahwa ia meninggalkan keburukan yang ingin ia lakukan tersebut karena Allah. Maka Allah mencatatnya sebagai satu kebaikan (pahala). Adapun jika ia meninggalkan keburukan tersebut karena sebab yang lain, maka tidak akan dicatat sebagai keburukan (dosa) atau kebaikan (pahala) baginya. Ini adalah karunia dan rahmat yang diberikan oleh Allah subhaanahu wa ta’ala kepada hamba-Nya. Segala puji dan syukur hanya bagi Allah, tiada tuhan yang berhak untuk disembah melainkan Dia.
[MajmuuFataawaa wa Maqaalaat Ibni Baaz juz 5 halaman 424 – Free Program from http://www.islamspirit.com/].

Wednesday, 4 November 2015

Tentang Samarkand


Letak Geografis:

Samarkand merupakan salah satu kota tertua di dunia. Kota ini terletak di Republik Uzbekistan.


Kata kand berasal dari bahasa Persia yang berarti kota. Sedangkan kata samar sampai saat ini belum ditemukan terjemahan maknanya yang memuaskan.


{mosimage}

Dahulu, Samarkand merupakan ibukota Transoksania selama lima abad sejak masa dinasti Saman sampai masa dinasti Timur. Di samping itu, Samarkand dan Bukhara merupakan dua kota terpenting di Transoksania.

Samarkand terkenal dengan kota surga karena iklimnya yang sedang seperti daerah-daerah lain di Asia Tengah.

Penduduk Samarkand berjumlah sekitar 500.000 jiwa.


Posisinya:

Dewasa ini, Samarkand merupakan kota paling ramai di Uzbekistan di bidang pertanian, perdagangan dan industri.


Sepanjang sejarahnya, kota Samarkand pernah mengalami tiga kali masa kehancuran. Yang pertama terjadi pada tahun 329 SM oleh Alexander, ketika kota itu masih bernama Markanda. Kehancuran kedua terjadi pada masa Jengis Khan tahun 617 H/220 M. Dan yang terakhir terjadi pada masa Uzbek, pertengahan abad kesembilan Hijriah (abad kelima belas Masehi). Ketika itu, suku-suku Uzbek belum memeluk agama Islam.



Masuknya Islam: 
Islam mulai masuk ke Transoksania pada tahun 46 H. Ketika itu, Kutaiba bin Muslim ditunjuk sebagai gubernur Khurasan pada saat kendali pemerintahan berada di tangan Tharkhun.


Pada tahun 91 H/709 M terjadi perdamaian antara Tharkhun dan Kutaiba ibn Muslim dengan kesepakatan bahwa Tharkhun berkewajiban membayar jizyah (upeti) dan jaminan kepada umat Islam. Tetapi, perjanjian damai itu membuat marah rakyat Tharkhun yang kemudian memaksanya melepaskan jabatan dan menggantikannya dengan Ikhsyid Ghurak. Meski demikian, Kutaiba berhasil memaksa penguasa baru itu untuk menyerah pada tahun 93 H/712 M setelah sebelumnya mengepung kota Samarkand beberapa lama.


Samarkand dan Bukhara menjadi pangkalan penyebaran Islam selanjutnya. Setelah itu, kekuatan Samarkand mulai melemah setelah sebelumnya merupakan titik tolak tersebarnya agama Islam ke Cina, India dan Rusia. Rusia bahkan pernah berada di bawah kekuasaannya selama tiga abad di mana adipati Moskwa membayar upeti kepada pemerintahan Bukhara setiap tahun. Tetapi, kaesar-kaesar Rusia kemudian berhasil merebut wilayah-wilayah Islam itu. Benteng Islam pertama di Transoksania (benteng Aq Masjid) pun kemudian jatuh ke tangan Rusia pada tahun 1852 M.

Ketika Turki Usmani mengancam Eropa dan melebar ke Asia dan Afrika pada pertengahan abada keenam belas, Kekaisaran Rusia menyerbu kota Samarkand dan kota-kota Islam lainnya. Ketika komunis berkuasa di Rusia pada tahun 1342 H/1923 M, Samarkand berada di bawah wilayah Uni Soviet hingga masa keruntuhannya tahun 1412 H/1991 M. Setelah Republik Uzbekistan memerdekakan diri, kota Samarkand masuk ke dalam wilayah Republik Uzbekistan.


Objek Wisata: 
Di antara industri klasik yang terkenal di Samarkand adalah industri kertas, tekstil dan karpet. Sepanjang sejarah, Samarkand terkenal dengan jumlah sekolah yang sangat banyak yang merupakan indikasi betapa besarnya perhatian penduduk terhadap ilmu pengetahuan.


Di Samarkand terdapat makam Imam Bukhari rahimahullah, penulis buku hadis sahih yang paling autentik.


Tokoh-tokoh Samarkand: 
Di Samarkand terdapat sejumlah ulama terkenal seperti Muhammad Addi As-Samarkandi, Abu Manshur Maturidi, Abul Hasan Maidani, Ahmad ibn Umar, Abu Bakr As-Samarkandi, Muhammad ibn Mas?ud As-Samarkandi (penyusun Tafsir Al-Iyasyi), Alauddin As-Samarkandi, Najibuddin As-Samarkandi, Abul Qasim Al-Laitsi As-Samarkandi dan Qadi Zadah Ar-Rumi.

Tuesday, 3 November 2015

Bolehkan Menampilkan Mayat dan Orang-Orang Terluka dari Kaum Muslimin

Pertanyaan  : Pada beberapa seminar/pertemuan ditampilkan penjelasan tentang (gambaran) luka-luka yang diderita oleh kaum muslimin Palestina dan selain mereka. Di situ ditampilkan gambar tentang beberapa kaum muslimin yang terluka dan yang terbunuh, dan kadangkala mereka menampilkan video. Mereka bertujuan (dengan itu) adalah mendorong kaum muslimin untuk bershadaqah menyumbangkan sebagian hartanya kepada saudaranya (yang teraniaya tersebut). Apakah perbuatan seperti ini diperbolehkan ?

Jawab : Perbuatan ini merupakan perbuatan yang tidak pantas. Tidak boleh menampilkan gambar orang yang terluka. Namun, kaum muslimin hendaknya tetap diajak untuk bershadaqah untuk saudaranya dan disampaikan kepadanya bahwa saudaranya tersebut berada dalam keadaan tertindas. Juga (perlu disampaikan bahwa) mereka dalam keadaan seperti itu akibat ulah kaum Yahudi. Hal tersebut dilakukan oleh mereka tanpa ditampilkannya gambar dan gambar orang-orang yang terluka. Perbuatan itu tidak diperbolehkan karena berkenaan dengan hukum penggunaan gambar (makhluk hidupyaitu haram). Selain itu juga merupakan perbuatan yang membebani diri (takalluf) pada apa-apa yang tidak diperintahkan Allah ta’ala.  
Perbuatan tersebut juga dapat mengurangi/menghilangkan kekuatan kaum muslimin; karena jika kalian menampilkan di hadapan manusia gambar orang muslim yang terluka atau terpotong-potong anggota tubuhnya, maka ini termasuk hal yang menakut-nakuti kaum muslimin dan membuat kaum muslimin takut terhadap perbuat yang dilakukan oleh musuhnya (dari kalangan Yahudi dan Nashara). Padahal wajib bagi kaum muslimin untuk tidak menampakkan kelemahan, tidak menampakkan musibah (yang menimpa mereka kepada musuh), dan segala sesuatu yang berkaitan dengan ini. Justru mereka harus menyembunyikan semuanya itu hingga tidak memperlemah kekuatan kaum muslimin.

Diambil dari Muhadlarah (Ceramah) yang bertema : At-Tauhid : Miftaahus-Sa’aadati fid-Dunyaa wal-Akhirah (Tauhid, Kunci Kebahagiaan di Dunia dan Akhirat) oleh Asy-Syaikh Shalih bin ’Abdillah Al-Fauzan; dari kitab Al-Ijaabatul-Muhimmah fil-Masyaakilil-Mulimmah. Diterjemahkan dari : http://www.sahab.net/forums/showthread.php?t=343294

Monday, 2 November 2015

Manfaat Mandi Dengan Air Hangat Untuk Tubuh

cewek mandi

PENGENTAHU.NET - Menjaga agar tubuh tetap sehat dan segar memang sangat di butuhkan dalam kegiatan aktivitas sehari-hari, salah satunya agar tubuh tetap sehat dan segar adalah dengan mandi menggunakan air hangat. Ternyata mandi dengan air hangat sangat banyak manfaat dan khasiatnya.

Berikut manfaat mandi menggunakan air hangat :

1. Badan kembali Segar
Suhu didalam tubuh memang sangat penting agar menjaga keseimbangan tubuh, setelah beberapa aktivitas yang melelahkan anda bisa mencoba mandi menggunakan air hangat.

2. Aliran Darah Lancar
Karena saat anda lelah mungkin bisa jadi penyebabnya adalah aliran darah anda tidak lancar, ternyata air hangat dapat melancarkan aliran darah menjadi lancar.

3. Otot Menjadi Rileks
Salah satu terapi yang di gemari di dunia adalah berendam di dalam bak berisi air hangat, hasil penelitian menunjukan air hangat dapat membuat otot yang tegang menjadi rileks.

4. Menghangatkan Tubuh
Jika anda yang bekerja atau beraktivitas sampai larut malam, mungkin dengan mandi air hangat merupakan solusi untuk menghangatkan tubuh anda.

5. Menyembuhkan Insomnia
Sering tidak bisa tidur? cobalah mandi dengan air hangat karena mandi dengan air hangat merupakan salahsatu cara agar mengatasi insomnia.

6. Mengeluarkan Racun Dalam Tubuh
Mandi dengan air suhu 33-37 derajat celcius terbukti dapat mengeluarkan racun dalam tubuh.

cowok mandi

Seperti yang terjadi saat ini di indonesia adalah cuaca ekstrim yang dapat berubah-ubah musim dan suhu nya yang tidak menentu mungkin dengan mandi dengan air hangat adalah solusi yang tepat untuk mengatasi musim ekstrim seperti saat ini.

Selamat Mencoba ya gaes..........

Cara Memaksimalkan Tampilan Seluler Untuk Template Responsif


PENGENTAHU.NET - Template yang responsif akan bisa di akses melalui web pc/mobile. Bagi yang sudah menggunakan template responsif namun ketika di akses melalui web moble, template tidak tampil sempurna atau dengan kata lain tidak seperti tampilan di dekstop.

Perlu diketahui, ketika kita menggunakan template yang sudah di desain responsif, kita perlu menonaktifkan pengaturan seluler pada blogger. Kenapa? agar tampilan web kita ketika diakses melalui mobile akan seperti tampilan di dekstop. Percuma menggunakan template responsif namun pengaturan seluler aktif.

Bagaimana caranya ? gampang gaes. yuk disimak

1. Pertama masuk ke dasbor blogger anda pilih menu > Template


2. Setelah Terbuka menu templatenya kemidian Klik Roda Gigi Seluler


Cara Memaksimalkan Tampilan Seluler Untuk Template Responsif

3. Setelah anda klik roda gigi seluler akan ada kotak dialog seperti di bawah ini, Pilih Tidak


Cara Memaksimalkan Tampilan Seluler Untuk Template Responsif

4. Langkah terakhir alias finishing, klik Simpan.


Cara Memaksimalkan Tampilan Seluler Untuk Template Responsif

Jika sudah tersimpan, buka halaman web anda melalui seluler, dan lihat hasilnya. Ingat tutorial ini hanya untuk yang memakai template responsif, untuk template yang tidak responsif dianjurkan untuk mengaktifkan template di perangkat seluler.

Sunday, 1 November 2015

Referensi Dokter Kandungan Dan Klinik Persalinan Di Kabupaten Grobogan


Referensi Dokter Kandungan Dan Klinik Persalinan Di Kabupaten Grobogan

PENGENTAHU.NET - Hamil merupakan sebuah kebahagiaan yang mungkin tidak dapat dilukiskan bagi kita suami istri dan mejaga kehamilan agar bayi normal dan sehat merupakan suatu kewajiban pasangan suami istri. Keluarga terasa kurang lengkap tanpa hadirnya si buah hati.

Pengen Tahu dimana dokter kandungan dan klinik persalinan yang pelayanannya memuaskan dan nyaman di daerah Grobogan?
Mungkin Klinik Marganingsih adalah pilihan yang tepat untuk periksa kandungan dan melahirkan.

Klinik Marganingsih berada di Jalan Purwodadi-Blora Ds. Rejosari Kec. Mayahan Kab. Grobogan. Klinik Marganingsih terletak di pinggir jalan raya jadi tempatnya mudah ditemukan dan mudah di akses.

Referensi Dokter Kandungan Dan Klinik Persalinan Di Kabupaten Grobogan

Di Klinik Marganingsih anda akan dilayani oleh Dokter Andrian, dokter yang sangat ramah, humoris, bersahabat dan berpengalaman tentunya.

Kalau ingin periksa kandungan/USG bisa ?
Bisa, Karena Dokter Andrian Eko W. SpOG juga melayani pemeriksaan kandungan dan juga USG, disini alatnya sangat lengkap.

Melahirkan Tengah Malam?
Klinik Marganingsih juga memberikan pelayanan persalinan 24 jam, jadi jika ingin melahirkan tengah malam kita tidak akan kebingungan mencari tempat persalinan.

Tersedia Rawat Inap/Tidak?
Di Klinik Marganingsih juga terdapat fasilitas rawat inap.

Waktu Untuk Periksa Kandungan Di Klinik Marganingsih?
Dokter Andrian membuka praktek di hari Senin - Sabtu, hari minggu dan tanggal merah libur.

Proses ketika melakukan pemeriksaan kandungan di klinik marganingsih sangat mudah, pertama anda harus melakukan pendaftaran (harus sesuai data diri ya), setelah itu penimbangan berat badan dan pengukuran tinggi badan (jika diperlukan) kemudian anda akan di tanya oleh petugas pendaftaran guna untuk pemeriksaan kandungan. setelah itu anda harus menunggu untuk mendapat giliran.

Referensi Dokter Kandungan Dan Klinik Persalinan Di Kabupaten Grobogan

Setelah anda mendapat giliran nama anda akan dipanggil untuk menuju ruangan praktek dokter andrian, pertama anda akan di tanya bagaimana keluhannya, setelah itu anda bisa berkonsultasi dengan dokter andrian dan diperiksa.

Dalam tahap berkonsultasi jangan malu-malu, bicarakan apa aja yang ingin di konsultasikan mengenai yang di keluhkan, Kenapa? karena dokter andrian ini yangat berpengalaman dan nyaman untuk di ajak konsultasi.

Setelah tahap konsultasi dan pemeriksaan selesai anda akan diberi obat langsung oleh dokter andrian dan selesai.


Urgensi Dakwah Tauhid saat ini

Tauhid harus tetap menjadi prioritas utama dakwah para dai saat ini. Karena persoalan Syirik begitu banyak terjadi sekarang. Sungguh aneh bin ajaib kalau ada seseorang yang mengatakan bahwa pada saat ini dakwah yang menyerukan kepada tauhid dan mengingatkan pada syirik adalah sudah tidak relevan. Sebab di zaman yang modern seperti ini sudah banyak orang yang mempercayai adanya Tuhan dan sangat jarang ditemui ada orang yang menyembah patung, bintang, matahari, berhala dan sebagainya. Mereka juga mengatakan bahwa sekarang ini kita harus memfokuskan dan memperhatikan bagaimana kita harus melawan orang-orang kafir dan merebut kekuasaan.

Pandangan seperti ini muncul karena memang dangkalnya ilmu dan pemahaman yang ada pada orang tersebut, tidak faham apa itu pengertian tauhid dan syirik dengan benar, serta tidak faham dengan inti dakwah setiap rosul. Bukan berarti bahwa melawan orang kafir itu tidak penting. Tidak, sekali-kali tidak! Dengan tulisan ini semoga dapat mendudukkan masalah ini secara benar dan dapat menyadarkan kaum muslimin dari keterlenaannya.

Tauhid Bukan Sekedar Percaya Adanya Tuhan
Sebagian kaum muslimin yang beranggapan bahwa apabila seorang itu telah mengakui adanya Tuhan, maka dia sudah dikatakan bertauhid. Mereka lupa bahwa ini hanyalah bagian dari tauhid, bahkan hanya bagian kecil darinya. Dan belumlah seseorang itu dianggap bertauhid hanya dengan bagian yang ini saja. Sedangkan bagian tauhid yang lain bahkan yang paling pokok di antaranya justru tidak faham. Setiap orang wajib mengesakan Alloh dalam rububiyah, uluhiyah dan asma wa shifat-Nya. Jika ketinggalan satu saja dari ketiga tauhid tersebut belumlah dia dikatakan sebagai seorang yang bertauhid.
Lihatlah kaum musyrik quroisy, bukankah mereka juga mengakui adanya Alloh, bahkan bukankah mereka juga menyembah Alloh? Kenapa mereka masih diperangi oleh Rosululloh? Alloh berfirman: “Katakanlah: ‘Siapakah yang memberi rezki kepadamu dari langit dan bumi, atau siapakah yang kuasa (menciptakan) pendengaran dan penglihatan, dan siapakah yang mengeluarkan yang hidup dari yang mati dan mengeluarkan yang mati dari yang hidup, dan siapakah yang mengatur segala urusan?’ Maka mereka akan menjawab: ‘Alloh’. Maka katakanlah: ‘Mengapa kamu tidak betakwa (kepada-Nya)?” (Yunus: 31)

Syirik Bukan Sekedar Sujud Kepada Patung
Syirik adalah menyamakan selain Alloh dengan Alloh dalam perkara yang menjadi kekhususan atau hak bagi Alloh. Dari definisi ini, maka jelaslah bagi kita syirik itu tidak hanya sebatas menyembah dan sujud kepada berhala, patung, matahari dan lain-lain, namun lebih luas daripada ini.
Kita lihat juga kaum musyrik yang diperangi oleh Rosululloh shollallohu ‘alaihi wassalam dulu, apakah mereka murni benar-benar menyembah atau sujud kepada berhala dan yang lainnya hanya karena mereka batu dan pohon? Ternyata tidak, Alloh menceritakan ucapan mereka: “Tidaklah kami menyembah mereka melainkan agar mereka dapat mendekatkan kami kepada Alloh dengan sedekat-dekatnya.” (Az-Zumar: 3). Mereka menyembah berbagai sesembahan tersebut dengan harapan akan memerantarai pada Alloh.
Syirik juga tidak terhenti di sini, ada juga syirik dalam ketaatan. Tatkala Rosululloh shollallohu ‘alaihi wassalam membacakan ayat: “Mereka menjadikan orang-orang alimnya dan rahib-rahib mereka sebagai tandingan (tuhan) selain Alloh.” (At-Taubah: 31). Sahabat Adi bin Abi Hatim yang pada waktu itu baru masuk Islam menyanggah: “Tidaklah kami itu menyembah mereka”. Maka Rosululloh menjawab: “Bukankah mereka mengharamkan apa yang dihalalkan oleh Alloh lalu kalian pun ikut mengharamkan, dan bukankah mereka menghalalkan apa yang diharamkan oleh Alloh lalu kalian pun ikut menghalalkan?” Maka Adi bin Abi Hatim pun menjawab: “Benar”. Rosululloh berkata: “Itulah peribadahan kepada mereka”. Lalu sekarang, betapa banyak kaum muslimin yang mereka ikut menghalalkan yang semestinya harom dengan landasan hawa nafsu? Na’udzu billah.
Syirik tidak hanya terbatas pada amalan badan, namun juga amalan hati dan lisan. Alloh berfirman: “Dan diantara manusia ada orang-orang yang menyembah tandingan-tandingan selain Alloh; mereka mencintainya sebagaimana mereka mencintai Alloh. Adapun orang-orang yang beriman amat sangat cintanya kepada Alloh.” (Al Baqoroh: 165)
Realita yang Ada di Masyarakat Sekarang Ini
Sungguh aneh masyarakat kita sekarang ini, mereka akan begitu sangat marah apabila ada orang non islam yang mempropagandakan agama mereka dan mengajak orang lain kepada agama mereka. Namun pada saat yang sama, dia telah membiarkan dirinya, anak-anaknya dan keluarganya untuk diseret dan dipengaruhi oleh kesyirikan dan dijauhkan dari aqidah yang lurus, yakni dengan membiarkan di rumahnya sebuah televisi yang tiap harinya selalu dijejali dengan acara-cara kesyirikan. Seolah-olah mereka mengatakan: “Mari silakan masuk, ajari dan pengaruhi keluarga kami dengan acara-acara syirik, bid’ah dan maksiat kalian”. Na’udzu billah!! Bukankah ini terjadi karena tidak fahamnya mereka terhadap apa itu syirik, ancaman dan bahayanya? Ataukah merasa juga telah merasa aman dan jauh akan terjatuh di dalamnya?
Anak-anak kita sudah terbiasa disuguhi dengan film tentang peri, hantu, dukun, sihir, jimat-jimat dan film misteri yang penuh kesyirikan. Sementara anak mudanya tenggelam dalam ramalan bintang/zodiak. Sadarlah wahai saudaraku! itu semua adalah termasuk amalan-amalan kesyirikan.

Dengan Dalih Budaya dan Adat Istiadat

Lebih ironi lagi, ternyata kita juga hidup disuatu masyarakat yang diantara adat istiadat dan budaya mereka merupakan amalan-amalan kesyirikan. Ketika kita mengingatkan mereka ternyata mereka malah balik menuduh bahwa kita adalah orang yang kaku dan tidak faham terhadap esensi dan transformasi nilai. Namun sayang ketika mereka berusaha untuk dijelaskan dan diajak untuk “sedikit” berpikir, hati mereka sudah diliputi oleh dua penyakit yaitu taqlid (ikut-ikutan) dan ta’ashshub (fanatik). Kalau begitu, bagaimana kebenaran ini akan sampai?

Alloh berfirman: “Dan apabila dikatakan kepada mereka: ‘Ikutilah apa yang telah diturunkan Alloh,’ mereka menjawab: ‘(Tidak), tetapi kami hanya mengikuti apa yang telah kami dapati dari (perbuatan) nenek moyang kami.’ (Apakah mereka akan mengikuti juga), walaupun nenek moyang mereka itu tidak mengetahui suatu apapun, dan tidak mendapat petunjuk?” (Al-Baqoroh: 170)

Kita lihat di sana ada acara nyadran, sekaten, ngelarung, sedekah bumi/laut, suronan dan lain-lain, yang mana acara-acara itu di masyarakat kita sudah mendarah daging, bahkan sudah menjadi komoditi bisnis dan mata pencaharian. Sungguh ironi, mereka beralasan bahwa ini adalah budaya nenek moyang yang harus dilestarikan. Allohu akbar!! Inilah alasan yang menjadi jurus pamungkas kaum musyrikin zaman Rosululloh shollallohu ‘alaihi wassalam tatkala mulut mereka tidak mampu lagi menjawab hujjah Alloh, Na’udzu billah.
\
Mengingat akan parahnya keadaan ini, maka sudah menjadi tugas kita semua untuk saling mengingatkan dan terus untuk mengingatkan. “Dan tetaplah beri peringatan, karena peringatan itu memberikan manfaat terhadap orang-orang yang beriman.” (Adz-Dzariyat: 55)
***

Penulis: Yusuf Abu Hudzaifah
Artikel www.muslim.or.id